PLN Hub Hadirkan Ekosistem Kelistrikan Ramah Lingkungan di IKN

PLN Hub Hadirkan Ekosistem Kelistrikan Ramah Lingkungan di IKN

PLN Icon Plus melalui ICONNET, produk internet fixbroadband miliknya terus berupaya menjaga kualitas jaringan FTTH (Fiber to the Home). Salah satunya dengan melakukan refreshment dan maintenance jaringan di Sawangan, Depok Jawa Barat.

Langkah ini merupakan salah satu bentuk tindakan dalam meningkatkan kualitas layanan jaringan fiber optic. Mengingat pemeliharaan jaringan secara berkala merupakan bagian dari perbaikan dan peningkatan mutu kualitas jaringan, agar dapat meminimalisir bahkan mencegah terjadinya kendala dari sisi pelanggan.

«Kita ingin betul-betul memastikan bahwa Icon dapat hadir tidak hanya 10 atau 20 tahun ke depan, tapi 1.000 tahun ke depan, hal ini dapat dilakukan dengan kepercayaan yang kuat dari pelanggan,» ujar Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/7/2024).

Selain itu, melakukan kunjungan kepada pelanggan secara langsung merupakan salah satu bentuk tanggung jawab ICONNET dalam mendengar https://djakartatoday.com/ keluhan dan masukan dari para pelanggan setianya sebagai bukti upaya memberikan pelayanan prima secara optimal demi kepuasan pelanggan.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Jakarta dan Banten Enrico H Batubara menambahkan, ICONNET juga menyiapkan kanal untuk menerima keluhan serta mengetahui kebutuhan pelanggan. «Kita memiliki mulai dari aplikasi MyICON+ hingga kanal contact center yang semuanya dapat diakses 24 jam,» ujarnya.

PLN Hub Hadirkan Ekosistem Kelistrikan Ramah Lingkungan di IKN

Peletakan batu pertama atau groundbreaking PLN Hub diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kehadiran PLN Hub akan menjadi sebuah ekosistem kelistrikan yang ramah lingkungan di Ibu Kota Nusantara dan sebagai Smart Electricity, Telecommunication, and Digital Center.

Presiden Jokowi pada sambutannya menjelaskan bahwa kehadiran PLN Hub menjadi penting karena akan memfasilitasi ketersediaan energi hijau dan terbarukan di IKN. Ke depannya, Jokowi berharap akan ada perubahan pola pikir untuk beralih ke energi hijau.

«Saya sangat menghargai sekali dibangunnya PLN Hub, yang nanti akan mengumpulkan semua stakeholders mitra yang berhubungan dengan PLN. Kita harapkan terjadi perubahan mindset kita semuanya. Karena di Ibu Kota Nusantara juga saya sudah sampaikan bahwa 100% harus memakai energi hijau,” jelas Jokowi.

Kehadiran energi ramah lingkungan, juga disampaikan oleh Jokowi menjadi faktor penting dan penentu investasi di masa depan.

«Investasi yang ingin masuk ke Indonesia, seperti data center misalnya, yang ditanyakan energi hijaunya ada atau tidak. Ada lagi yang ingin masuk membangun industri aluminium yang selalu ditanyakan adalah ketersediaan energi hijau atau tidak,» jelas Jokowi.

Selain akan berdampak bagi keberlanjutan bumi dan lingkungan, penggunaan energi hijau juga menjadi penting mengingat potensi sumber daya alam yang besar di Indonesia.

«Kekuatan dan potensi energi kita sangat besar sekali untuk energi hijaunya. Hydropower misalnya, kita memiliki 4.400 sungai. Sungai Kayan itu bisa menghasilkan 11.000 sampai 13.000 megawatt, lalu Sungai Mamberamo bisa menghasilkan 23.000 megawatt. Itu yang gede-gede, yang sedang dan yang kecil-kecil banyak sekali yang bisa kita lakukan,» papar Jokowi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada kesempatan ini turut menjelaskan bahwa kehadiran PLN Hub tidak hanya berisikan PT PLN saja, tetapi melibatkan berbagai jejaring bisnis untuk mendorong transisi energi hijau.

«Penugasan untuk membangun PLN Hub di jantungnya IKN ini bukan hanya untuk PLN saja. Tetapi ini adalah untuk ekosistem kelistrikan yang sangat besar sekali yang berisi mitra dan juga jejaring bisnis, yang selama ini sudah berkolaborasi dengan PT PLN persero,» jelas Darmawan.

Добавить комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *

Заказать звонок
+
Жду звонка!